Gejala pada penyakit Parkinson antara lain:
- Gemetaran. Seseorang penderita penyakit Parkinson pada saat beristirahat atau tidak melakukan aktivitas akan mengalami gemetaran. Gemetaran yang timbul dapat terjadi pada tangan, kaki, rahang.
- Kekakuan. Penderita akan mengalami rasa kaku pada otot serta rasa sakit pada bahu, leher, dan sendi-sendi, sehingga penderita sangat sulit untuk bergerak.
- Hilangnya reflek postural. Penderita akan mengalami gangguan keseimbangan tubuh.
- Kebekuan. Gejala ini mengacu terhadap ketidakmampuan untuk melakukan pergerakan yang aktif. Ketika akan berjalan, memutar, berjalan melalui jalan yang sempit penderita akan sulit untuk melakukannya.
- Gejala non motorik (tidak berhubungan dengan pergerakan). gejala ini juga timbul pada penyakit-penyakit Parkinson antara lain penderita merasakan sakit seperti terbakar, hilangnya motivasi, susah tidur ataupun merasakan tekanan dan stress. Kebanyakan gejala ini akan memperparah penderita penyakit parkinson.
- TNBB mengaktifkan antioksidan endogen seperti : SOD (Superoksida dismutase), Enzyme Katalase, Glutation peroksidase
- TNBB juga mengandung kofaktorenzim yang banyak terdapat di dalam mineral seperti : Mn (mangan), Zn (seng), Cu (tembaga), sebagai antioksidan
- TNBB mengandung Quersetin dan Rutin yang memiliki efek memperbaiki – DNA
- TNBB mengandung 18 asam amino esensial sebagai bahan baku protein sel
- Iridoid dapat mengaktifkan aneka protein seluler
- Mono Amin Oksidase (MAO) dan Katekol-O-MetilTransferase adalah enzim yang mengoksidasi dan metilasineurotransmiter. Utamanya untuk biosintesis dopamin, epinefrin, nor-epinefrin dan serotonin
- Neurotransmitter adalah mediator sinyal antar syarat yang berperan dalam koordinasi system tubuh, diantaranya fungsi metal dan kesehatan syaraf.




