Jumat, 19 Juli 2013
Posted by Unknown
No comments | 18.57
Nama Ilmiah : Morinda citrifolita
Nama umum
Noni, great morinda, Indian mulberry, cheese fruit, Nonaakai
(India), Mengkudu, beach mulberry, Tahitian Noni
Asal dan penyebaran geografis
M. citrifolia berasal
dari Asia Tenggara, namun dijumpai secara luas disepanjang kepulauan Pasifik
India, Polinesia Perancis (Tahiti), Hawaii, Australia, Afrika dan daerah-daerah
Karibia (termasuk Costa Rica, Puerto Rico dan Republuk Dominika).
Pertumbuhan dan habitat
M. citrifolia umumnya ditemukan pada berbagai habitat
tumbuhan, termasuk di hutan-hutan yang teduh, tanah berpasir, daerah vulkanis
dan kawasan garis pantai yang berbatu-batu. Pohon Noni, yang dapat tumbuh
hingga mencapai ketinggian kurang lebih 30 kaki (kurang lebih 9 meter), mencapai
kedewasaan dalam waktu 18 bulan dan dapat menghasilkan buah rata-rata sebanyak
18 lbs (atau kira-kira 8-9 kg) per bulan. Pohon Noni sangat kuat dan tahan
kekeringan.
Pohon Noni berbunga dan berbuah sepanjang tahun. Buah pohon
Noni dipandang sebagai buah jamak dengan aroma yang khas dan tajam saat masak. Buahnya
tampak berbenjol-benjol dan bersekat-sekat dengan ukuran panjang rata-rata
beberapa inchi saat ranum, dengan warna yang berubah dari hijau menjadi kuning
hingga berwana putih saat masak.
Sejarah dan penggunaan tradisional
Tumbuhan Noni dipercaya berasal dari Asia Tenggara, dan
kemudian tersebar ke timur ke Tahiti, Hawaii dan kepulauan Pasifik lainnya
sejak kira-kira 1500 tahun yang lalu. Hal ini nampak bahwa pada beberapa
kebudayaan Asia dari kepulauan Pasifik. Noni dikonsumsi sebagai bahan makanan,
baik dalam bentuk mentah maupun olahan, dan yang lainnya memilih Noni untuk
dikonsumsi hanya pada masa kelaparan atau masa-masa sulit lainnya, berhubungan
dengan rasa dan baunya yang kurang sedap (pada beberapa budaya lokal Noni
disebut sebagai “buah bagi yang kelaparan”).
Bukti yang cukup menunjukkan bahwa nenek moyang penduduk
Polinesia (dan keturunannya) menggunakan Noni untuk makanan, pewarna pakaian
dan yang terpenting adalah untuk keperluan pengobatan. Pada salah satu catatan
kuno yang ditemukan tercantum bahwa “buah-buahan berwana hijau itu dimakan oleh
penduduk asli dalam masakan mereka”. Pada beberapa daerah di India, tumbuhan
ini memperoleh popularitas tertentu bahwa buah ini ditanam dan diolah dan
dipergunakan untuk berbagai keperluan. Hal ini termasuk sebagai bahan yang
dapat meningkatkan kesehatan, atau bermanfaat medis, yaitu manfaat yang
ditawarkan oleh pohon dan buah dari tanaman ini. Penduduk asli India dilaporkan
menggunakan Noni karena manfaat pengobatannya. Hampir seluruh bagian tanaman
ini dilaporkan memiliki manfaat medis. Akar Noni dapat dimanfaatkan sebagai obat
pencahar dan penurun panas, juga dioleskan untuk mengurangi rasa nyeri akibat
penyakit asam urat. Daun pohon ini dapat dipergunakan sebagai obat penambah
stamina dan penurun panas, juga dipergunakan dalam mengobati luka dan
koreng, sementara air sari dari daunnya dapat dioleskan untuk pengobatan asam
urat. Buah Noni dipergunakan untuk mengatasi keluhan kerongkongan, penyakit
disentri, keputihan dan sapraemia. Penduduk kepulauan Fiji tampaknya
mengkonsumsi buah Noni baik dalam bentuk buah segar maupun olahan, penduduk
pulau Niue mengkonsumsinya secara teratur, sementara penduduk asli Burma
menggunakan buah Noni yang masih hijau dalam masakan kari mereka dan buah
matang untuk dikonsumsi langsung.
Di Nigeria, sekarang ini Noni digunakan untuk mengobati
demam, penyakit kuning, disentri dan malaria. Catatan sejarah yang lain
melaporkan bahwa buah yang matang dapat digunakan untuk “melancarkan menstruasi
dan direkomendasikan oleh Rumpf untuk pengobatan nyeri berkemih, sementara
buahnya untuk mengobati penyakit kencing manis (diabetes). Buah Noni
kadang-kadang juga digunakan untuk masalah-masalah penyakit dalam seperti
masalah pembengkakan limpa, penyakit hati, beri-beri, masalah pendarahan dan
batuk, serta dapat juga dignakan sebagai pencahar ringan”.
Kamis, 18 Juli 2013
Posted by Unknown
No comments | 21.43
Terdapat suatu hubungan khusus antara manusia dan tumbuhan. Tumbuhan memberi tubuh kita berbagai bahan yang penting agar dapat berfungsi dengan baik. Berkaitan dengan kesehatan manusia, tumbuhan dapat dipilah menjadi dua macam kelompok utama, yaitu tanaman pangan dan tanaman obat.
Tanaman pangan adalah adalah semua tumbuh-tumbuhan yang mengandung berbagai nutrisi penting untuk mempertahankan kehidupan. Tumbuhan dalam kelompok ini termasuk berbagai buah-buhan dan sayur mayur misalnya apel, pisang, pear, acai, manggis, goji, strawberi dan ceri.
Tumbuhan obat juga mengandung berbagai bahan penting untuk mempertahankan kehidupan namun terlebih lagi bahwa mereka penting karena tumbuhan dari kelompok ini memproduksi bahan-bahan bioaktif yang dapat meningkatkan kesehatan dan memberikan manfaat terapetik bagi tubuh.
Kandungan Utama Tanaman Pangan
Tanaman pangan mengandung berbagai bahan nutrisi yang berperan penting bagi kesehatan manusia. Yang terpenting diantara bahan-bahan ini adalah carotenoid dan flavanoid. Keduanya memiliki sifat antioksidan dan zat-zat lain yang penting bagi kesehatan manusia.
Sebagai contoh, cyanidin-3-glukosida dalam acai berry, seperti juga berbagai xanthones dalam buah manggis, merupakan flavanoid. Beta karoten yang ditemukan dalam buah gac merupakan karotenoid utama.
Walaupun flavanoid dan karotenoid memberikan manfaat penting dalam menjaga kesehatan saat dikonsumsi dalam kondisi segar, namun sayangnya bahan ini sangat mudah terurai, terutama jika terpapar panas dan sinar matahari, jika mengalami proses pengolahan dan atau bila disimpan dalam jangka waktu yang lama. Hal ini berarti bahwa flavanoid dan karotenoid yang sering disebut “buah super” yang umum digunakan dalam minuman dan suplemen kesehatan cenderung untuk kehilangan bioaktifitasnya karena proses pengolahan dan penyimpanannya.
Degradasi dan kurangnya jumlah bahan-bahan bioktif yang sesungguhnya dari tanaman obat “buah super” tadi menjelaskan mengapa tidak ada sejumlah bermakna dari penelitian untuk mendukung suatu kampanye marketing yang berhubungan dengan produk-produk dan suplemen dari “sari buah super” tadi.
Tanaman pangan adalah adalah semua tumbuh-tumbuhan yang mengandung berbagai nutrisi penting untuk mempertahankan kehidupan. Tumbuhan dalam kelompok ini termasuk berbagai buah-buhan dan sayur mayur misalnya apel, pisang, pear, acai, manggis, goji, strawberi dan ceri.
Tumbuhan obat juga mengandung berbagai bahan penting untuk mempertahankan kehidupan namun terlebih lagi bahwa mereka penting karena tumbuhan dari kelompok ini memproduksi bahan-bahan bioaktif yang dapat meningkatkan kesehatan dan memberikan manfaat terapetik bagi tubuh.
Kandungan Utama Tanaman Pangan
Tanaman pangan mengandung berbagai bahan nutrisi yang berperan penting bagi kesehatan manusia. Yang terpenting diantara bahan-bahan ini adalah carotenoid dan flavanoid. Keduanya memiliki sifat antioksidan dan zat-zat lain yang penting bagi kesehatan manusia.
Sebagai contoh, cyanidin-3-glukosida dalam acai berry, seperti juga berbagai xanthones dalam buah manggis, merupakan flavanoid. Beta karoten yang ditemukan dalam buah gac merupakan karotenoid utama.
Walaupun flavanoid dan karotenoid memberikan manfaat penting dalam menjaga kesehatan saat dikonsumsi dalam kondisi segar, namun sayangnya bahan ini sangat mudah terurai, terutama jika terpapar panas dan sinar matahari, jika mengalami proses pengolahan dan atau bila disimpan dalam jangka waktu yang lama. Hal ini berarti bahwa flavanoid dan karotenoid yang sering disebut “buah super” yang umum digunakan dalam minuman dan suplemen kesehatan cenderung untuk kehilangan bioaktifitasnya karena proses pengolahan dan penyimpanannya.
Degradasi dan kurangnya jumlah bahan-bahan bioktif yang sesungguhnya dari tanaman obat “buah super” tadi menjelaskan mengapa tidak ada sejumlah bermakna dari penelitian untuk mendukung suatu kampanye marketing yang berhubungan dengan produk-produk dan suplemen dari “sari buah super” tadi.
Rabu, 10 Juli 2013
Posted by Unknown
No comments | 00.40
Banyak usaha TNI yang bersifat penghijauan sejak awal perusahaan ini didirikan, dan TNI tetap berkomitmen untuk tetap mencari cara baru untuk mengurangi sisa karbon untuk pelestarian lingkungan.Sebelumnya TNI menyatakan bahwa kaca merupakan kemasan yang ideal untuk menjaga minuman tersebut, dimana kaca berwarna hijau tersebut menjaga isinya dari sinar UV. TNI akan tetap menjual dengan menggunakan botol kaca. Bagaimanapun juga, teknologi semakin berkembang dan kemasan botol alumunium 750 ml serta 4-liter Quad juga menjaga minuman dari cahaya, suhu, uap dan kelembaban sama seperti botol kaca.
Kemasan alumunium dan karton kami terbuat dari bahan-bahan daur ulang dan menghasilkan karbon lebih sedikit saat produksi, distribusi dan pembuangan. Botol alumunium dan karton Quad tidak lebih mudah rusak saat pengiriman. Dan puluhan kemasan baru ini lebih mudah didaur ulang dari pada botol gelas, memiliki sisa karbon yang lebih sedikit, dan mengurangi pembuangan sejumlah 95% dibandingkan dengan kemasan kaca.Pelapis pada botol alumunium 750 ml dan pada Quad 4 liter berfungsi untuk menjaga minuman bioactive aman. Kemasan ini telah diuji secara baik oleh peneliti kami untuk mencapai standar TNI yang tinggi dalam kualitas dan keamanan. Kemasan ini juga telah diakui oleh FDA US untuk digunakan di industri minuman. Pelapis yang digunakan di botol 750 ml bebas dari BPA (Bisphenol A) dan mempertahankan minuman bioactive kita dari kontal langsung dari botol alumunium. Pelapis ini digunakan dalam industri minuman lebih dari 100 tahun yang lalu dan banyak perusahaan multinasional menggunakan pelapis ini. Produk dengan jumlah BPA yang tinggi tidak memiliki efek samping. Sekarang ini FDA mengijunkan produk dengan kandungan BPA tidak lebih dari 400. Pelapis Tahitian Noni Bioactive bebas dari BPA.
Botol alumunium 750 ml diproduksi dengan proses saat produk dalam keadaan panas. Ketika dalam keadaan dingan akan menimbulkan ruang hampa yang dapat membuat botol menjadi melengkung saat tertekan dari samping. Minuman bioactive dalam kemasan yang melengkung masih aman untuk dikonsumsi. Kami membuat penyesuaian untuk menjaga ruang hampa untuk mengurangi kemungkinan kerusakan.
Senin, 08 Juli 2013
Posted by Unknown
No comments | 19.38
Iridoid adalah suatu golongan dari monoterpens yang terlibat dalam biosintesis alkloid. ditemukan dalam berbagai tanaman obat - termasuk berbagai tanaman obat dari China yang telah terbukti khasiatnya - iridoid memiliki aktivitas terapetik yang luas, termasuk untuk kardiovaskuler, kloretik, penurunan gula darah, penghilang nyeri, anti radang, anti tumor, anti virus dan kemampuan imunomodulator.
Tumbuh-tumbuhan memproduksi iridoid terutama sebagai suatu pertahanan terhadap infeksi oleh patogen dan juga dari herbivora, dengan menghasilkan rasa pahit.
Iridoid tidak umum dijumpai dalam buah-buahan. Faktanya, buah Noni merupakan satu dari sedikit buah dimana terdapat iridoids didalamnya. Iridoids bukanlah flavanoids maupun karotenoid dan mereka secara ekstrim stabil terhadap panas maupun waktu. kandungan iridoids Noni telah menunjukkan daya tahan potensi dan bioaktifnya setelah pengolahan, pasteurisasi dan penyimpanannya.
Telah dikatakan bahwa iridoid ditemukan pada beberapa tumbuhan obat-obatan dari China yang populer. Yang menarik, M. Citrifolia menunjukkan kadar iridoid yang sangat tinggi dibandingkan dengan banyak tumbuhan obat.
Dalam beberapa jurnal penelitian yang terpublikasi, bioaktif iridoid bermanfaat :
1. Perlindungan syaraf
2. Anti tumor
3. Anti radang antioksidan
4. Manfaat kardiovaskuler
5. Perlindungan hati
6. Penurunan gula darah
7. Anti demam
8. Obat batuk
9. Penyembuhan Luka
10. Anti mulas
11. Anti virus
12. Anti mikroba
13. Imuno modulator
14. Anti alergi
15. Anti parasit
16. Pereda nyeri
17. Penurun tekanan darah
Tumbuh-tumbuhan memproduksi iridoid terutama sebagai suatu pertahanan terhadap infeksi oleh patogen dan juga dari herbivora, dengan menghasilkan rasa pahit.
Iridoid tidak umum dijumpai dalam buah-buahan. Faktanya, buah Noni merupakan satu dari sedikit buah dimana terdapat iridoids didalamnya. Iridoids bukanlah flavanoids maupun karotenoid dan mereka secara ekstrim stabil terhadap panas maupun waktu. kandungan iridoids Noni telah menunjukkan daya tahan potensi dan bioaktifnya setelah pengolahan, pasteurisasi dan penyimpanannya.
Telah dikatakan bahwa iridoid ditemukan pada beberapa tumbuhan obat-obatan dari China yang populer. Yang menarik, M. Citrifolia menunjukkan kadar iridoid yang sangat tinggi dibandingkan dengan banyak tumbuhan obat.
Dalam beberapa jurnal penelitian yang terpublikasi, bioaktif iridoid bermanfaat :
1. Perlindungan syaraf
2. Anti tumor
3. Anti radang antioksidan
4. Manfaat kardiovaskuler
5. Perlindungan hati
6. Penurunan gula darah
7. Anti demam
8. Obat batuk
9. Penyembuhan Luka
10. Anti mulas
11. Anti virus
12. Anti mikroba
13. Imuno modulator
14. Anti alergi
15. Anti parasit
16. Pereda nyeri
17. Penurun tekanan darah
Minggu, 07 Juli 2013
Posted by Unknown
No comments | 21.53
Ketika kita hendak memilih produk kesehatan mungkin kita bertanya "Mengapa harus memilih Produk dengan penelitian berlandaskan uji klinis (Human Clinical Trial)?
Penelitian dengan uji klinis adalah penelitian menguji potensi manfaat, keamanan dan mekanisme kerjanya dari komponen aktifnya kepada manusia sebagai obyek penelitiannya.
Seberapa penting penelitian ini?
Dibanding penelitian pada skala laboratorium (invitro) atau penelitian dengan obyeknya hewan, tentu saja Human Clinical Trial jauh lebih menggambarkan kondisi sebenarnya bagaimana kerja komponen aftif itu di dalam tubuh. Selain itu penelitian ini sangat valid/diakui keabsahannya karena dibuat dengan pembanding yang sangat ketat dan berganda (double blind, place controlled model). Jadi tidak satupun para peserta/sample penelitian dan para operator penelitian mengetahui treatmen/perlakuan kepada sample penelitian sampai penelitian ini selesai.
Penelitian ini juga menjadi sangat diakui oleh penelitian dalam skala yang lebih besar bila sudah memiliki peer-reviewed. Penelitian dengan peer-reviewed ini sudah dibaca oleh peneliti independent sesuai asosiasi terkait dengan klaim yang dibuat untuk menilai keakuratan dengan metodologi yang digunakan. Jadi: Double blind, Palcebo controlled dan peer-reviewed studies merupakan ”Gold” standard pada penelitian ilmiah.
Tahitian Noni© Bioactive Beverage memiliki ketiga standard di atas.
Penelitian dengan uji klinis adalah penelitian menguji potensi manfaat, keamanan dan mekanisme kerjanya dari komponen aktifnya kepada manusia sebagai obyek penelitiannya.
Seberapa penting penelitian ini?
Dibanding penelitian pada skala laboratorium (invitro) atau penelitian dengan obyeknya hewan, tentu saja Human Clinical Trial jauh lebih menggambarkan kondisi sebenarnya bagaimana kerja komponen aftif itu di dalam tubuh. Selain itu penelitian ini sangat valid/diakui keabsahannya karena dibuat dengan pembanding yang sangat ketat dan berganda (double blind, place controlled model). Jadi tidak satupun para peserta/sample penelitian dan para operator penelitian mengetahui treatmen/perlakuan kepada sample penelitian sampai penelitian ini selesai.
Penelitian ini juga menjadi sangat diakui oleh penelitian dalam skala yang lebih besar bila sudah memiliki peer-reviewed. Penelitian dengan peer-reviewed ini sudah dibaca oleh peneliti independent sesuai asosiasi terkait dengan klaim yang dibuat untuk menilai keakuratan dengan metodologi yang digunakan. Jadi: Double blind, Palcebo controlled dan peer-reviewed studies merupakan ”Gold” standard pada penelitian ilmiah.
Tahitian Noni© Bioactive Beverage memiliki ketiga standard di atas.
Langganan:
Postingan (Atom)








